Posts Tagged ‘modifikasi akar’

Kuliah Botani: Morfologi Akar

Tulisan ini disusun dari  tugas ringkasan kuliah botani mahasiswa UNPAB Medan : Reza Pahlevi & Putra Aditama dengan ditambah materi kuliah dan gambar dari dosen pengajar (site owner). Semoga bermanfaat. Bahan kuliah bisa didownload dlm format powerpoint di http://www.scribd.com/doc/53064364/Botani-Morfologi-Akar

MORFOLOGI AKAR (Radix)

Bagian akar :

1. Leher akar atau pangkal akar (collum), yaitu bagian yang bersambungan langsung dengan batang.

2.  Ujung akar (apex radicis), bagian akar yang paling muda, terdiri atas jaringan-jaringan yang masih mengadakan pertumbuhan.

3. Batang akar (corpus radicis), bagian akar yang terdapat di antara leher akar dan ujungnya.

4.  Cabang-cabang akar (radix lateralis), bagan akar yang keluar dari akar pokoknya dan masing-masing dapat mengadakan percabangan lagi.

5.  Serabut akar (fibrilla radicalis), cabang-cabang akar yang halus dan berbentuk serabut.

6.  Rambut akar atau bulu akar (pilus radicalis), bagian akar yang sesungguhnya hanyalah penonjolan sel-sel kulit luar akar yang berfungsi menyarap air.

7. Tudung akar (calyptra), bagain akar yang letaknya paling ujung, terdiri atas jaringan yang berguna untuk melindungi ujung akar yang masih muda.

Karakteristik akar:

1)     Arah tumbuh ke pusat bumi (geotropisme positif)

2)     Tidak berbuku-buku.

3)     Menuju ke air (hidrotopisme positif).

4)     Meninggalkan cahaya (fototropisme negatif).

5)     Warna pada umumnya keputih-putihan atau kekuning-kuningan.

Fungsi akar sebagai berikut :

1)     Memperkuat berdirinya tumbuhan.

2)     Menyerap air dan zat-zat makanan dari dalam tanah.

3)     Beberapa tumbuhan digunakan sebagai tempat cadangan makanan.

Sistem perakaran terbagi 2, yaitu :

1)  Akar serabut

Akar serabut mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

a)     Pada umumnya dijumpai di tanaman monokotil.

b)      Perakarannya lemah.

c)      Mempunyai banyak serabut ( rambut akar).

d)      Pada umumnya banyak dijumpai pada tanaman dengan perbanyakan vegetatif.

Akar serabut

Akar serabut

1)   Akar tunggang

Akar tunggang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut :

a)      Pada umunya dijumpai di tanaman dikotil.

b)      Perakarannya kuat.

c)      Mempunyai akar primer

d)      Pada tanaman dikotil tertentu, ketika berumur dewasa, terbentuk akar yang menyebar kesamping yang disebut dengan “sinker

Akar tunggang  dan akar "sinker"

Akar tunggang dan akar "sinker"

MODIFIKASI AKAR

I. SEBAGAI PENYOKONG

Akar-akar yang tumbuh dari bagian bawah batang ke segala arah dan seakan-akan menunjang batang ini jangan sampai rebah, karena batang tumbuhan yang mempunyai akar ini terdapat di atas tanah atau air, atau pada batang tanaman lain

a. akar tunjang (Prop Root)

b. akar gantung/ akar

Akar ini keluar dari bagian-bagian tanaman yang terdapat di atas tanah, bergantung di udara. Selama masih menggantung, akar ini hanya dapat menolong menyerap air dan zat gas dari udara dan seringkali mempunyai jaringan khusus untuk menimbun air yang disebut velamen (misalnya akar anggrek kalajengking (Arahnis flosaeris)). Akan tetapi jika akar ini telah mencapai dan masuk ke dalam tanah, bagian yang masuk tanah lalu berkelakuan seperti akar biasa (menyerap air dari dalam tanah), bagian yang di atas tanah seringkali berubah menjadi batang seperti yang terdapat pada pohon beringin (Ficus benjamina L.)

c. akar lilit

d. buttress root (akar banir)

Modifikasi Akar Sebagai Penyokong

Modifikasi Akar Sebagai Penyokong

II. SEBAGAI FUNGSI PENTING

1.  Akar parasit

Bisa berfungsi sebagai menyerap air dan gas dari udara (akar nafas), atau  menyerap zat dan air dari tumbuhan lain (akar parasit).

2. Akar nafas (pneumatophora) 

Terdapat banyak lubang atau celah (pneumathoda) untuk jalan masuknya udara yang diperlukan dalam pernafasan karena tumbuhan ini biasanya hidup di tempat yang di dalam tanah sangat kekurangan oksigen, misalnya di hutan bakau (mangroove) pada tanaman bogem (Sonneratia sp.) dan kayu api ( Avicennia sp.).

modifikasi akar sebagai fungsi penting

modifikasi akar sebagai fungsi penting

III. SEBAGAI PENYIMPANAN CADANGAN MAKANAN

Biasanya merupakan modifikasi akar tunggang

modifikasi akar tunggang sebagai cadangan makanan

modifikasi akar tunggang sebagai cadangan makanan

Perbedaan  modifikasi batang didalam tanah dengan modifikasi akar

Modifikasi batang

Modifikasi akar

1)  Memiliki ruas dan buku serta daun-daun sisik yang halus 1)  Tidak ada ruas dan buku serta daun-daun sisik yang halus
2)  Memiliki akar adventif 2)  Tidak ada akar adventif
3)  Memiliki mata tunas 3)  Tidak ada mata tunas
4)  Tidak memiliki akar 4)  Memiliki akar
5)  Alat perbanyakan vegetatif 5)  Tidak bisa di jadikan alat perbanyakan
6)  Memiliki modifikasi daun di sekitar batang 6)   Tidak ada modifikasi daun di sekitarnya
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.